Kamis, 01 Maret 2012

FOTO-FOTO KEREN .. :)



Temen – temen pasti udah pada taukan atau paling gak pernah denger kata ini SID atau yang ini superman is dead, yup, superman is dead atau biasa di panggil SID ini merupakan pelopor band Punk Rock di indonesia. SID berasal dari Bali dan beranggotakan tiga orang personil. Mereka adalah
  1. Bobby  sebagai guitar sekaligus vokalis
  2. Eka sebagai bassis
  3. Jrx sebagai drummer

sid itu sangatlah kokoh

yup, meskipun hanya beranggotakan 3 orang, namun merka tetap saja solid dan tidak pernah membongkar pasang personilnya. hujan badai telah meraka lalui di dunia permusikan, muali dari dicela, dicerca, sampai akhirnya menjadi idola.
Bisa dibilang kalu SID lah yang terbaik di indonesai saat ini, mengapa ????
yup, itu semua karena mereka merupakan satu satunya band dari asia yang mampu menembus daftar 50 band BILL board ( band yanag paling mampu membuat perubahan di dunia ), emang sih, Sid sekarang jarang tampil di layar TV kita, itu karena sekarang mereka sedang sibuk menggapr album terbaru mereka yang menurut kabar yang beredar akan launcing akhir tahun ini. Lamanya proses diakibatkan mereka juga menggarap sebuah film.

SID lah yang terbaik saat ini !!!

Semua itu mereka lakukan demi para fans fans mereka yaitu lady rose dan outsider. Outsider ??? yup, outsider merupakan sebuatn untuk fans SID bagi laki laki, karena itu pula situs saya ini bernama ekooutsider.com, tiu karena saya memang sangat mengagumi dan mengidolakan mereka. Oleh sebab itu, setiap ada kontes/manggung kami selalu membawakan lagu SID.


arena ketiadaan bir dingin (yang biasanya membuat mereka lebih energetik), di siang nan terik namun berangin di gazebo di lantai atas gedung Twice Bar, Poppies Lane 2, Kuta; itu masing-masing personel Superman Is Dead—walau tetap usil—kental mencuatkan kesan lebih kalem, makin dewasa, tampak mulai menata cara bicara. Barangkali perjalanan panjang berliku telah menempa Bobby Kool, Eka Rock, dan Jrx, menjadi seperti sekarang: menjadi sosok yang lebih tenang. Bincang-bincang saya—where’s the beer, man?—di tengah hari bolong tersebut banyak menyoroti Angels & The Outsiders, album ke-4 SID bersama Sony yang amat-segera rilis; serta dinamika yang terjadi di keseharian mereka belakangan ini. Silakan simak rangkuman kisahnya.
Angels & the OutsidersLukisan tangan oil-on-canvas oleh Degan (kumpulan seniman street-art Yogya)
“Angels” menggambarkan limpahan energi positif, kepercayaan dan semangat nan tulus dari keluarga, sahabat, fans serta kondisi manajemen baru mereka yang berangsur menuju ideal. Sedangkan “Outsiders” dipancang sebagai identitas resmi-baru bagi komunitas/para penggemar yang sempat tak menentu akibat banyaknya nama yang terbentuk secara sporadis (seperti: Sidheads, Siders, Sidiot, etc.). Dan gabungan kedua kata tersebut kemudian membuka babak baru perjalanan Superman Is Dead di tahun 2009 ini.
SID Twice Bar
Empat belas tahun tujuh album. Tak berganti personel tak berganti haluan. Akhirnya album istimewa ini terlahir dari sebuah band punk-rock Indonesia. Album yang diakui oleh Bobby Kool, Eka Rock dan Jrx sebagai album yang paling sensitif ini banyak jujur bertutur sebagai manusia yang cinta keluarga namun juga fragile dan depresif. Seperti tema takut mati sendirian dalam Nights of the Lonely, atau Bobby yang lirih ingin pulang. Secara pribadi, rasanya seperti mendengar sebuah soundtrack film drama kisah nyata yang diperankan langsung oleh pelaku aslinya.
Bobby Kool Eka Rock Igo JrxBobby Kool,Eka Rock, Igo, Jrx
Selain keluar dari pakem punk rock dari segi mengungkap rasa, di lini musik mereka nekat bereksplorasi dengan musisi jazz senior seperti Rio Sidik (terompet), Erik Sondhy (piano) dan Sally Jo (biola). Album berisikan 15 lagu ini juga banyak memuat kolaborasi dengan musisi local-genius seperti Gembul Navicula (suling), rekan-rekan dari Tonja dengan ceng-ceng (perkusi tradisional Bali), hingga choir anak-anak di single utama Kuat Kita Bersinar yang video klipnya disutradarai oleh Patrick Effendy. Catatan mengagumkan lainnya adalah pada Jika Kami Bersama yang tak hanya ditulis bersama oleh Bobby Kool & Heru Shaggy Dog, namun juga direkam dan digarap bersama-sama oleh kedua band tanpa ada satu pun personel yang absen. Whoa!
Kesempatan mengupas-bahas album-berikut-pengalamannya dengan mereka kali ini terasa sangat berbeda dengan masa-masa sebelumnya. Kini mereka terlihat dewasa berkompromi. Bersemangat tapi lebih taktis. Satu-satunya geram ganjalan yang mereka ungkap adalah mengenai sikap memandang sebelah mata yang masih saja dilakukan oleh pelaku industri dan media nasional terhadap raihan dan eksistensi Superman Is Dead selama ini.
SID Speed RacerSpeed Racer?
__________________________
*Bagi yang bermukim di Bali, datang dan saksikan perayaan peluncuran album “Angels & the Outsiders” pada 1 Maret 2009 di klub Blue Eyes, Sanur
*
Foto-foto adalah milik Igo & Superman Is Dead

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar